[Kanal Media Unpad] Dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, Prof. Arlette Setiawan, memimpin kegiatan penguatan kapasitas kader kesehatan kampung dalam pencegahan stunting dan peningka...
[Kanal Media Unpad] Dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, Prof. Arlette Setiawan, memimpin kegiatan penguatan kapasitas kader kesehatan kampung dalam pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan gigi anak di Kawasan Transmigrasi Tomage, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Kegiatan yang menjadi bagian dari program Tim 19 Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran tersebut diselenggarakan di Aula Kampung Wammar, Distrik Tomage, pada 16–17 September 2026. Pelatihan diikuti oleh 27 kader kesehatan dari lima kampung transmigrasi di wilayah Distrik Tomage.
Sebagai Ketua Tim 19 Ekspedisi Patriot Unpad sekaligus dosen di bidang Kedokteran Gigi Anak FKG Unpad, Prof. Arlette memberikan penguatan mengenai kesehatan gigi anak serta keterkaitannya dengan tumbuh kembang dan upaya pencegahan masalah kesehatan pada anak. Materi pelatihan dipadukan dengan topik stunting, pemantauan pertumbuhan, serta komunikasi perubahan perilaku agar kader memiliki kemampuan yang lebih komprehensif dalam mendampingi keluarga di masyarakat. Dalam hal ini, kader kesehatan memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu unsur pelayanan kesehatan yang paling dekat dengan keluarga.
“Yang ingin kami bangun bukan hanya kader yang mengetahui tentang stunting dan kesehatan gigi anak, tetapi kader yang mampu mengenali risiko, melakukan pemantauan dengan benar, serta berkomunikasi secara empatik sehingga pesan kesehatan dapat diterima dan diterapkan oleh keluarga,” ujar Prof. Arlette.
Pada hari pertama, kegiatan difokuskan pada penguatan pengetahuan. Para peserta memperoleh materi mengenai pencegahan stunting, pemantauan pertumbuhan anak, kesehatan gigi dan mulut anak, serta prinsip komunikasi empatik dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Hari kedua menggunakan pendekatan learning by doing, dengan peserta mengikuti praktik melalui sejumlah stasiun keterampilan. Pendekatan tersebut memungkinkan kader tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga berlatih melakukan keterampilan yang nantinya dapat digunakan dalam kegiatan pelayanan kesehatan di kampung.
Dalam bidang kesehatan gigi anak, kader dibekali kemampuan untuk mengenali masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering dijumpai pada anak, memahami pentingnya pencegahan sejak dini, serta menyampaikan pesan kesehatan gigi kepada orang tua dan anak dengan bahasa yang sederhana dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Setiap stasiun keterampilan difasilitasi oleh anggota Tim 19 Ekspedisi Patriot Unpad dengan latar belakang keperawatan, psikologi, ilmu sosial, dan komunikasi. Sebelum pelaksanaan, para fasilitator terlebih dahulu menjalani proses kalibrasi untuk menyamakan prosedur, cara pendampingan, serta penilaian peserta sehingga pelaksanaan praktik berlangsung secara terstandar.
Selain Prof. Arlette, pelatihan juga menghadirkan dokter Puskesmas Tomage, dr. Ahmad Zaid Alhamid, sebagai narasumber. Kegiatan dibuka oleh Kepala Puskesmas Tomage, Supi, Amd.Kep., yang hadir mewakili Kepala Distrik Tomage. Kolaborasi antara akademisi, tenaga kesehatan puskesmas, pemerintah distrik, dan kader kesehatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kapasitas sumber daya kesehatan di kawasan transmigrasi, khususnya dalam pelayanan kesehatan anak berbasis masyarakat.
Evaluasi pelatihan dirancang secara berkelanjutan dengan mengacu pada model Kirkpatrick. Dengan pendekatan ini, keberhasilan kegiatan tidak hanya dinilai dari respons peserta dan peningkatan pengetahuan setelah pelatihan, tetapi juga akan dilanjutkan dengan pemantauan terhadap penerapan keterampilan kader dalam pelayanan kesehatan di kampung.
Melalui kegiatan tersebut, Prof. Arlette berharap transfer pengetahuan dari perguruan tinggi tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi kemampuan praktis kader yang terus digunakan dalam mendampingi anak dan keluarga. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan kontribusi keilmuan FKG Unpad, khususnya Kedokteran Gigi Anak, dalam mendukung penguatan kesehatan masyarakat di kawasan transmigrasi dan wilayah dengan akses pelayanan yang terbatas.* (Rilis oleh: FKG Unpad)
The post Dosen FKG Unpad Perkuat Kapasitas Kader Kesehatan Anak di Kawasan Transmigrasi Tomage, Fakfak appeared first on Universitas Padjadjaran.
Sumber: Universitas Padjadjaran