Saatini Jabar AMP
Internasional

THE Masterclass Soroti Perkembangan Positif Unpad dalam Riset dan Pemeringkatan Global

[Kanal Media Unpad] Pemeringkatan universitas tidak hanya menjadi tolok ukur pencapaian institusi, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi kinerja dan mengidentifikasi aspek yang perlu ditin...

Oleh Tim Saat Ini

[Kanal Media Unpad] Pemeringkatan universitas tidak hanya menjadi tolok ukur pencapaian institusi, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi kinerja dan mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan. Times Higher Education (THE) mendorong perguruan tinggi untuk memanfaatkan data pemeringkatan sebagai dasar dalam merumuskan strategi peningkatan kinerja institusi.

“Pemeringkatan merupakan cerminan kinerja sekaligus alat untuk memahami dan mengukur kinerja, serta membandingkannya dengan universitas lain untuk mengetahui perkembangan institusi. Pemeringkatan tidak seharusnya menjadi tujuan akhir,” ujar Vice President Asia Pacific Times Higher Education (THE) Julie McMahon dalam pemaparan bertajuk “From Data to Insight: Driving Institutional Performance” pada kegiatan THE Masterclass. Universitas Padjadjaran menjadi co-host dalam kegiatan yang diselenggarakan di Mason Pine Hotel, Bandung, Rabu (14/10).

Julie menjelaskan, setiap sistem pemeringkatan memiliki metodologi dan indikator penilaian yang berbeda. Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu memahami aspek yang diukur agar dapat memanfaatkan hasil pemeringkatan secara tepat dalam merumuskan strategi pengembangan institusi.

Dalam pemaparannya, Julie menguraikan lima pilar utama dalam THE World University Rankings (WUR), yaitu pengajaran (teaching), lingkungan riset (research environment), kualitas riset (research quality), pandangan internasional (international outlook), dan industri (industry). Penilaian tersebut menggunakan data institusi, survei reputasi akademik, serta data bibliometrik yang bersumber dari kerja sama THE dengan Elsevier.

Dalam metodologi THE WUR 2027, kualitas riset menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi secara global. Penilaian kualitas riset tidak hanya mempertimbangkan jumlah publikasi, tetapi juga dampak sitasi, kekuatan riset, keunggulan riset, dan pengaruh riset. Dengan demikian, perguruan tinggi perlu memperhatikan kualitas serta pengaruh akademik dari penelitian yang dihasilkan.

“Apa yang dilakukan perguruan tinggi saat ini akan tercermin dalam hasil pemeringkatan sekitar dua hingga lima tahun mendatang. Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu melihat ke depan untuk memahami perkembangan dan kinerjanya, karena terdapat jeda waktu sebelum dampak upaya tersebut terlihat dalam pemeringkatan,” jelas Julie.

Julie turut menyoroti perkembangan Unpad dalam THE WUR 2027. Ia menyebut Unpad sebagai salah satu perguruan tinggi yang menunjukkan perkembangan positif, terutama pada empat indikator kualitas riset, yaitu dampak sitasi (citation impact), kekuatan riset (research strength), keunggulan riset (research excellence), dan pengaruh riset (research influence). Peningkatan juga terlihat pada reputasi riset dan reputasi pengajaran.

Selain THE WUR, Julie juga memaparkan THE Impact Rankings, yaitu pemeringkatan yang mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Pemeringkatan ini menilai empat aspek utama, yakni riset, pengelolaan institusi (stewardship), kontribusi kepada masyarakat (outreach), dan pengajaran.

Ia mencontohkan bukti yang disampaikan Unpad terkait pengadaan sayuran hidroponik dari kelompok perempuan untuk mendukung indikator SDG 2 atau Tanpa Kelaparan (Zero Hunger). Julie menilai bukti tersebut sesuai dengan indikator yang dinilai dan memperoleh skor penuh.

“Setiap institusi memiliki peluang untuk mengembangkan keunggulan khasnya masing-masing,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Unpad yaitu Rektor Prof. Arief S. Kartasasmita, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan dan Pengelolaan Bisnis Prof. Maman Setiawan, serta segenap pimpinan universitas dan fakultas. Hadir pula Regional Manager Asia Pacific THE Cynthia Hong serta sejumlah perwakilan universitas di Bandung.* (R01)

The post THE Masterclass Soroti Perkembangan Positif Unpad dalam Riset dan Pemeringkatan Global appeared first on Universitas Padjadjaran.

Sumber: Universitas Padjadjaran