CIREBON.saatini.com – Kebakaran melanda sebuah rumah di Kampung Surapandan RT 07 RW 04, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Rumah yang terbakar diketahui milik seorang perempuan berinisial R (43). Saat api muncul, pemilik rumah sedang bekerja sehingga tidak berada di lokasi kejadian.
Informasi kebakaran pertama kali diterima Polsek Cirebon Selatan Timur dari Ketua RW 04, Udin Saprudin. Setelah mengetahui kejadian tersebut, Udin segera menghubungi petugas pemadam kebakaran dan kepolisian. Ia juga memberi tahu pemilik rumah mengenai musibah yang menimpa tempat tinggalnya.
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon mengerahkan tiga unit kendaraan untuk menangani kebakaran. Setibanya di lokasi, petugas langsung berupaya menjinakkan api agar tidak terus meluas.
Kapolsek Cirebon Selatan Timur, AKP Juntar Hutasoit, mengatakan ruang tamu menjadi bagian rumah yang mengalami dampak paling parah. Berdasarkan pendataan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.
“Berdasarkan pendataan awal, ruang tamu menjadi bagian rumah yang mengalami dampak kebakaran paling besar. Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Juntar.
Api Berhasil Dipadamkan dalam Waktu Kurang dari Satu Jam
Upaya petugas membuahkan hasil. Api berhasil dijinakkan dalam waktu kurang dari satu jam sejak proses pemadaman dilakukan.
Meski api dapat dikendalikan, barang-barang milik korban yang berada di dalam rumah dilaporkan hangus terbakar. Kerusakan tersebut menyebabkan pemilik rumah mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp50 juta.
Tidak adanya korban jiwa menjadi kabar baik di tengah musibah tersebut. Namun, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
AKP Juntar Hutasoit mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan keamanan instalasi listrik di rumah. Warga diimbau memeriksa kondisi instalasi secara berkala serta memastikan peralatan listrik yang berisiko tidak dibiarkan menyala tanpa pengawasan ketika rumah ditinggalkan.
Ia juga meminta masyarakat segera menghubungi petugas pemadam kebakaran atau kepolisian apabila terjadi kebakaran maupun keadaan darurat lainnya. Pelaporan sedini mungkin diharapkan membantu mempercepat penanganan dan mencegah dampak yang lebih besar.
Tinggalkan Komentar