[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menerima kunjungan dari Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono, dalam kegiatan Silaturahmi Kebangsaan bertajuk “Merajut Mimpi, Membangun Negeri” di Executive Lounge, Unpad Kampus Dipati Ukur, Senin (28/9). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita.
Dalam kunjungan tersebut, Edhie bersama Rektor membahas upaya mengawal dan memastikan distribusi serta pemanfaatan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) berjalan baik bagi mahasiswa yang memiliki keterbatasan finansial.
“Unpad menjadi salah satu perguruan tinggi yang mendapat fasilitas beasiswa dari pemerintah dalam bentuk KIP-K dan beasiswa lain. Sampai saat ini, setiap tahun berkisar antara 500-1.500 mahasiswa mendapat beasiswa dari total sekitar 10.000 mahasiswa Unpad,” papar Rektor Unpad kepada Edhie.
Rektor menyampaikan, proporsi mahasiswa penerima beasiswa di Unpad berkisar antara 5-15 persen setiap tahunnya. Selama ini, mahasiswa penerima beasiswa dapat menjalani perkuliahan dengan baik sehingga dukungan tersebut turut membuka akses bagi masyarakat untuk menempuh pendidikan tinggi.
Rangkaian kunjungan Edhie dilanjutkan dengan kunjungan ke Fakultas Hukum Unpad untuk menyerap masukan dari para guru besar dan akademisi, khususnya bidang Hukum Tata Negara, terkait poin-poin Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara MPR RI dan Unpad dalam mendorong pengembangan pendidikan serta kontribusi akademisi terhadap penyempurnaan kebijakan ketatanegaraan.
Rektor turut mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Unpad, khususnya Fakultas Hukum, untuk turut memberikan masukan dalam upaya menyempurnakan haluan dan tata negara di Indonesia. Unpad juga menyatakan kesiapan untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam mendukung berbagai program kerja dan kebijakan nasional.
“Kami (Unpad) siap apabila diperlukan untuk membantu pemerintah dalam menyukseskan program kerja para pengambil kebijakan di tingkat pusat,” ungkap Rektor.
Sementara Edhie, mengatakan Unpad memiliki kontribusi melalui berbagai karya dan riset, termasuk di bidang hukum ketatanegaraan yang berkaitan dengan tugas MPR RI. Ia berharap pertemuan tersebut dapat memperkuat pertukaran gagasan antara MPR RI dan sivitas akademika Unpad.
“Untuk itu, kami memohon kepada sivitas akademika Fakultas Hukum untuk menyampaikan pandangan-pandangannya,” jelas Edhie.
Terkait pendidikan di Indonesia, Edhie menjelaskan perlunya kolaborasi antara pemerintah, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi untuk memastikan program beasiswa seperti KIP-K dapat dimanfaatkan secara tepat sasaran. Menurutnya, dukungan tersebut penting agar mahasiswa yang memenuhi persyaratan dan memiliki keterbatasan finansial dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala.
“Jangan sampai mahasiswa terputus kuliahnya karena faktor administrasi teknis, sementara negara memiliki anggaran dan program KIP-K yang bisa diberikan ke kampus-kampus. Untuk itulah perlu kolaborasi yang membawa dampak,” jelas Edhie.
Salah satu mahasiswa Unpad penerima KIP-K dari Fakultas Pertanian, Tini Rohmantini, bahwa bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarganya selama menjalani perkuliahan. Dukungan KIP-K juga membantunya memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar sehingga dapat terus melanjutkan pendidikan meskipun menghadapi keterbatasan finansial.
“KIP-K bagi saya menjadi salah satu dorongan untuk tetap semangat belajar dan menyelesaikan pendidikan, meskipun dengan kondisi keluarga dan beberapa kendala yang saya hadapi,” kata Tini.
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Prof. Zahrotur Rusyida Hinduan, Direktur Kemahasiswaan Unpad Inu Isnaeni Sidiq, Ph.D., serta jajaran manajer dan sejumlah perwakilan mahasiswa dari beberapa fakultas di lingkungan Unpad.* (R01)



The post Silaturahmi Kebangsaan di Unpad, Edhie Baskoro Yudhoyono Bahas KIP-K dan Tata Negara appeared first on Universitas Padjadjaran.
Sumber: Universitas Padjadjaran
Tinggalkan Komentar