[Kanal Media Unpad] Tim mahasiswa Universitas menguji inovasi sediaan kosmetik transdermal berbasis biomaterial perairan lokal yang bertajuk “Inovasi Nanoenkapsulasi Kolagen Ikan Nila (Oreochromis niloticus) dan Karagenan Rumput Laut Merah (Eucheuma cottonii) sebagai Akselerator Penetrasi Kosmetik Transdermal Berkelanjutan”. Inovasi tersebut merupakan salah satu dari 10 proposal skema Riset Eksakta (PKM-RE) dari total 21 proposal mahasiswa Unpad yang berhasil lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa 2026.
Tim tersebut terdiri dari lima mahasiswa lintas disiplin ilmu antara lain adalah Virgi Desta Andriana dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unpad, Reva Agustin, Salwa Salsabila Wahab, dan Siti Hanifa Fadhilla dari Fakultas Farmasi Unpad, serta Sofia Aurora Septiani dari Fakultas Kedokteran Unpad. Seluruh rangkaian pengujian laboratorium ini berjalan di bawah supervisi dosen pembimbing Asri Peni Wulandari, M.Sc., Ph.D., yang memberikan arahan mendalam mengenai analisis karakteristik biomaterial, serta metodologi pengujian yang presisi.
Inovasi yang digagas oleh Tim Avicenna (Aquatic Innovation in Nano-Collagen-Carrageenan Encapsulation) ini mengusung tematik penguatan pendidikan, sains, dan teknologi, setelah berhasil mengungguli ribuan proposal dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Selaras dengan motto “Every Resource Has a Purpose”, tim meyakini bahwa setiap sumber daya alam memiliki potensi bernilai jika diolah dengan pendekatan sains yang tepat.
Gagasan ini berawal dari kedekatan tim dengan tren produk kecantikan harian. Dalam hal ini, tim mengidentifikasi bahwa efektivitas kosmetik anti-penuaan umum sering kali terhalang oleh kemampuan penetrasi bahan aktifnya. Melalui teknologi nanoenkapsulasi, bahan aktif diformulasikan ke dalam ukuran nano agar mampu melewati epidermis untuk menuju ke lapisan dermis yang berada di bawahnya secara optimal.
Penelitian ini memanfaatkan dua komoditas perairan unggulan, yaitu limbah kulit ikan nila (Oreochromis niloticus) sebagai sumber ekstraksi kolagen dan rumput laut merah (Eucheuma cottonii yang saat ini lebih dikenal dalam taksonomi Kappaphycus alvarezii) sebagai agen pembawa. Penggunaan bahan baku tersebut menawarkan solusi kosmetik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Demi menjaga progres riset, seluruh anggota Tim Avicenna sepakat memanfaatkan masa libur pergantian tahun ajaran untuk fokus pada pengujian laboratorium dan pelatihan intensif. Langkah ini didukung penuh oleh tim Unpad Jawara dan PKM Center Unpad melalui monitoring dan evaluasi (Monev) berkala sedikitnya sepekan sekali. Seluruh persiapan difokuskan untuk menghadapi tahapan Penilaian Kemajuan Pelaksanaan PKM pada 14–19 September 2026 melalui presentasi capaian penelitiannya di hadapan penilai (reviewer) dan juri tingkat nasional.
“Kami sangat bersyukur mendapatkan kesempatan untuk melakukan penelitian ini dan akan berjuang demi mendapatkan hasil penelitian yang benar-benar berkontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta membanggakan Universitas Padjadjaran,” jelas Virgi Desta selaku ketua Tim Avicenna.* (Rilis oleh: FPIK Unpad)

The post Mahasiswa Unpad Kembangkan Kosmetik Transdermal Berbasis Kulit Ikan Nila dan Rumput Laut Merah appeared first on Universitas Padjadjaran.
Sumber: Universitas Padjadjaran
Tinggalkan Komentar